Viral Nakes Salat Pakai APD Lengkap di Tanah Lapang, Warganet Menangis

Faktajurnalisa.com - Video petugas kesehatan yang tertangkap di kamera berdoa di tengah pekerjaan mereka telah menjadi viral. Pemandangan itu sangat menyentuh karena petugas kesehatan masih mengenakan peralatan pelindung pribadi lengkap (PPE).

Momen yang mendebarkan dibagikan oleh akun Instagram @Infobekasi, Jumat (10/7/2021). Pada tulisan ini, video telah menerima lebih dari 1.900 suka.

"Doa terbaik untuk semua," tulis @infobekasi di Caption Instagram seperti dikutip Suara.com, Sabtu (10/7/2021).

Dalam video, tampaknya ada dua petugas kesehatan yang berdoa pada hamparan lapangan. Di samping mereka, ada ambulans yang diparkir di dekat mereka berdoa.

Saat kedua petugas kesehatan berdoa dicatat dari kejauhan. Mereka masih membutuhkan waktu untuk berdoa di tengah-tengah pekerjaan yang mengancam jiwa sebagai pelopor pandemi Covid-19.

"Taqwa adalah urusan kita dengan Tuhan. Dalam kesibukan pekerjaan kemanusiaan mereka masih menuaikan salat di tanah lapang dengan menggunakan alat APD lengkap,"  tulis keterangan dalam video tersebut.

"Kesehatan mereka, membuat pekerjaan mereka sebagai pemujaan hadiah berlimpah," lanjut pernyataan itu.

Pemandangan itu langsung dikomentari oleh netizen. Mereka mengakui bahwa mereka tersentuh dan tidak dapat menahan air mata ketika mereka melihat ketabahan petugas kesehatan yang tidak lupa berdoa di tengah-tengah pekerjaan kemanusiaan mereka.

Wargganet juga menulis doa-doa mereka kepada petugas kesehatan dan semua petugas kesehatan yang terus berjuang untuk berurusan dengan pasien virus korona.

"Semoga petugas kesehatan akan selalu diberi kesehatan dan kekuatan. Amin," Netizen berdoa.

"Masha Allah. Semoga petugas yang menangani Covid akan diberikan imbalan berlimpah dari Allah Subhana Wala'ala," tambah yang lain.

"Setidaknya aku tidak bisa menahan tangisan ketika aku melihat petugas kesehatan, semoga Allah memberikan hadiah untuk petugas kesehatan dan semoga petugas kesehatan diberi kesehatan fisik dan kekuatan mental. Amin," berharap Netizen.

"Karena ibadah berasal dari hati, bukan tempat. Salut kepada para ayah yang berjuang untuk melindungi orang yang tidak mereka kenal," puji lain.

"Ya Tuhan. Lindungi mereka bertugas. Amin," Netizen berharap.

"Kesehatan yang sehat untuk kalian semua," tulis Netizen.

Pesan dari penyedia layanan kesehatan bagi Anda yang percaya Covid-19 adalah konspirasi

Petugas kesehatan di semua fasilitas kesehatan berjuang untuk berurusan dengan pasien Covid-19, yang telah merayap belakangan ini. Bagi mereka yang percaya pada teori konspirasi virus korona, lihat, ini adalah pesan dari petugas kesehatan sehingga penyebaran virus dapat dikontrol.

Banyak warga mematuhi protokol kesehatan, bersedia divaksinasi dan ingin mengikuti peraturan pemerintah, tetapi tidak beberapa orang enggan melakukannya. Beberapa dari mereka tidak ingin mengikutinya karena mereka percaya Covid-19 hanyalah konspirasi.

Ayu (22) seorang pekerja kesehatan yang bekerja di rumah sakit darurat Wisma Atlet Covid-19, Kemayoran, Jakarta Pusat, tidak memiliki masalah dengan keyakinan masyarakat. Menurutnya, masalah kepercayaan atau tidak percaya adalah hak masing-masing individu.

"Saya mewakili pesan dari petugas kesehatan kepada masyarakat. Anda dapat percaya bahwa Covid-19 adalah konspirasi bahwa di belakang Covid-19 adalah bisnis tersembunyi, Anda dapat mempercayainya karena itu hak kalian," kata Ayu Rabu (7/07). 7/2021) malam.

Namun, Ayu memohon agar dapat menerapkan 3m karena banyak komunitas lainnya. Dia juga menganggap bahwa itu tidak sulit untuk mendapatkan vaksin yang sudah bebas dari publik.

Selain itu, menurutnya, juga tidak sulit jika ada orang yang terpapar Covid-19 untuk melapor ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat sehingga transmisi dapat dilacak.

"Semuanya telah difasilitasi, telah dilengkapi, tidak ada yang dibuat rumit," katanya.

Bahkan, menurut Ayu, yang membuatnya rumit adalah individu yang tidak percaya pada Covid-19 dan mempertimbangkan semua upaya penanganan hanya teknik untuk mendapat manfaat.

"Ayo, jika kamu tidak percaya ada Covid-19, untuk dirimu baik-baik saja tetapi kamu pikir itu bukan untuk orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu, teman-temanmu yang mungkin telah menyusulmu karena kontrak Covid-19," dia kata.

"Kamu mungkin meremehkan, tetapi kamu ingat masih ada keluarga yang mencintaimu," pungkasnya.

Related Posts