Kisah Pilu Anak Yatim jadi Pemulung, Ditinggal Ibunya yang ODGJ

faktajurnalisa.com - Kisah sedih seorang bocah lelaki yang kini harus rela mencari nafkah kembali. Ia berstatus yatim piatu karena ayahnya telah meninggal dunia.

Kini, ia hanya tinggal bersama bibinya karena ibunya harus meninggalkannya karena status ODGJ-nya. Bocah ini bahkan rela menjadi pemulung demi mencari nafkah.

Berikut cerita lengkap duka anak yatim piatu ini.

Jadi Pemulung Botol Bekas

Egi, seorang anak yatim piatu berusia 8 tahun harus rela menghabiskan masa kecilnya bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan. Sehari-hari Egi mencari botol plastik bekas yang bisa dijual kembali.

“Sepulang sekolah, Egi bergegas pulang, dia ingin segera mencari botol plastik bekas untuk dijual, agar dia dan bude bisa makan hari ini,” ujarnya seperti dikutip dalam unggahan akun Instagram @rumahyatim.

Penghasilan hanya Rp 7 ribu per minggu

Sedihnya, penghasilan yang didapat jauh dari mencukupi. Setiap minggunya, Egi hanya mendapatkan Rp. 7 ribu.


“Tidak banyak yang didapat, hanya 7000 / minggu. Sepulang sekolah, Egi bergegas membawa karung besar,” tulis caption dalam unggahan tersebut.

Dengan tubuh mungilnya, Egi harus melawan terik matahari dengan harapan bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah untuk dibawa pulang.

Ibunya ODGJ dan harus tinggal di RSJ

Egi adalah salah satu anak laki-laki dengan nasib yang sangat disayangkan, karena ia ditinggalkan oleh ayahnya yang kembali kepada Sang Pencipta ketika Egi belum lahir di dunia. Ibunya juga diketahui sedang mengalami depresi.

“Akhirnya kondisi mentalnya terganggu sehingga harus ke RSJ, akhirnya Egi dititipin,”. 

Related Posts