Subhanallah Luar Biasa Hebatnya Sendal Nabi Muhammad Saw, Kegini Kisahnya


Faktajurnalisa.com - Selain sebagai alat untuk melindungi diri dari kotoran dan gangguan yang dapat melukai kaki, sandal juga menjadi alat untuk mendapatkan pahala atas sunnah Nabi Muhammad SAW.

Namun, untuk mendapatkan sunnah nabi, tentunya Anda tidak harus persis meniru sandal yang dipakai nabi. Hal ini dikarenakan sandal selalu mengalami perubahan dalam inovasi menyesuaikan dengan zaman, fungsi, dan kondisi lingkungan darimana sandal tersebut berasal.

Sebut saja bakiak hotel dan sandal. Keduanya memiliki fungsi dan kekuatan yang berbeda dan hanya cocok dipakai pada momen dan tempat tertentu.

Nah, bagi yang merasa penasaran dengan bentuk sandal yang dikenakan Nabi Muhammad SAW, simak penjelasannya berikut ini.

Dalam salah satu hadits diriwayatkan Imam Bukhari, bahwa sandal Nabi Muhammad tidak memiliki bulu.

Artinya: "Isa bin Thahman berkata, 'Anas mengeluarkan dua sandal kepada kami yang tidak berbulu, kedua (sandal) itu memiliki dua tali pijakan. Setelah itu Tsabit Al-Bunnani (salah seorang Tabi'in) berkata bahwa dua sandal itu adalah sandal Nabi. "(HR. Bukhari).

Sementara itu, Ibnu Kathir yang merupakan sejarawan dan ahli tafsir menceritakan tentang bentuk sandal Nabi Muhammad SAW.

“Saya (Ibnu Kathir) berkata, terkenal sekitar 600 H dan setelah itu, ada sandal milik seorang pedagang bernama Ibnu Abi Hadrad. Dinyatakan bahwa sandal itu adalah sandal Nabi Muhammad. Sandal itu dipersembahkan oleh Raja Mulia Musa bin Malik, Adil Abu Bakar bin Ayyub dengan harga tinggi.Namun, pedagang tidak mau menjualnya.Setelah itu kebetulan pedagang itu meninggal.Kemudian sandalnya menjadi milik raja, dia mengambilnya. dan memuliakannya. Raja membangun sebuah Darul Hadits di samping benteng, kemudian menaruhnya di lemari, memiliki penjaga dan membuat anggaran bulanan (pemeliharaan) sebesar 40 dirham. Sandal tersebut masih ada sampai sekarang di dalam gedung, "(Al Bidayah wa An Nihayah 6/7).

Pendapat Ibn Kathir tersebut menanggapi replika sandal Nabi Muhammad yang masih beredar hingga saat ini.

Related Posts